Implementasi Sanitasi Berbasis Masyaratat (STBM) Menuju Pondok Pesantren Sehat

Authors

  • Misbahul Subhi S1 Kesehatan Lingkungan, STIKES Widyagama Husada Malang
  • Kavina Biizika S1 Kesehatan Lingkungan, STIKES Widyagama Husada Malang
  • Nunuk Endang Pujiati S1 Kesehatan Lingkungan, STIKES Widyagama Husada Malang

Abstract

Latar belakang program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di pondok pesantren dilandasi oleh beberapa faktor utama, terutama terkait kondisi spesifik pesantren sebagai tempat dengan kepadatan hunian tinggi dan potensi penularan penyakit berbasis lingkungan. Tujuan STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) di pondok pesantren adalah untuk mewujudkan perilaku hidup bersih dan sehat secara mandiri di kalangan santri dan warga pesantren, sehingga dapat mencegah penyakit berbasis lingkungan. Metode STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) untuk pondok pesantren sehat berfokus pada penerapan 5 pilar STBM: (1) Stop Buang Air Besar Sembarangan, (2) Cuci Tangan Pakai Sabun, (3) Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga, (4) Pengamanan Sampah Rumah Tangga, dan (5) Pengamanan Limbah Cair Rumah Tangga. Pendekatan ini melibatkan pemberdayaan santri dan warga pesantren untuk mengubah perilaku, meningkatkan kesadaran, serta membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan. Hasil dari kegiatan pengabdian Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di pondok pesantren sehat mencakup peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di kalangan santri, serta perbaikan kondisi sanitasi dan lingkungan pesantren secara keseluruhan. Kesimpulannya hasil pengabdian STBM bertujuan untuk memberdayakan komunitas pesantren agar dapat mengelola kesehatan dan sanitasinya secara mandiri dan berkelanjutan, sehingga menciptakan lingkungan yang mendukung proses belajar mengajar yang optimal.

Downloads

Published

2026-01-17