Edukasi Pengelolaan Sampah dan Kebersihan Lingkungan di Sekolah Dasar di Daerah Aliran Sungai
Abstract
Pengelolaan sampah yang tidak tepat dapat menimbulkan pencemaran lingkungan, terutama di daerah aliran sungai. Rendahnya kesadaran dan pengetahuan siswa sekolah dasar mengenai pengelolaan sampah menjadi salah satu penyebab meningkatnya masalah kebersihan lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan edukasi pengelolaan sampah sejak dini untuk membentuk perilaku ramah lingkungan. Program edukasi dilaksanakan pada 120 siswa sekolah dasar yang berada di daerah aliran sungai. Kegiatan dilakukan melalui metode ceramah, diskusi, dan demonstrasi langsung mengenai jenis sampah, teknik pemilahan, konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta dampak sampah terhadap lingkungan. Selain itu, dilakukan praktik lapangan berupa kegiatan bersih lingkungan, pembuatan kompos, dan pemasangan tempat sampah terpilah. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswa. Terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah pelaksanaan program. Rata-rata skor pre-test sebesar 45%, meningkat menjadi 85% pada post-test. Persentase siswa dengan kategori pengetahuan tinggi meningkat 5% sebelum edukasi menjadi 80% sesudah edukasi. Program edukasi pengelolaan sampah terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan di daerah aliran sungai. Program ini perlu diterapkan secara berkelanjutan dan diperluas ke sekolah lain dengan dukungan sekolah, orang tua, serta pemerintah daerah untuk memastikan keberlanjutan upaya pelestarian lingkungan
