Peranan Gizi untuk Anak Sehat dan Berprestasi

Authors

  • Dianti Ias Oktaviasari1 Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
  • Ratna Frenty Nurkhalim Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
  • Mia Ashari Kurniasari Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
  • Endah Retnani Wismaningsih Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
  • Krisnita Dwi Jayanti Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
  • Dadiek Sumardianto Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
  • Susi Yuliandari Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
  • Elvanda Helzalia Putri Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
  • Ana Miftahul Choir Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
  • Nurul Istiqomah Kurniawati Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri

Abstract

Kesehatan dan status gizi anak sekolah memiliki pengaruh besar terhadap kemampuan belajar, konsentrasi, serta pencapaian prestasi akademik. Pengabdian masyarakat berjudul “Peranan Gizi untuk Anak Sehat dan Berprestasi” ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan perilaku sehat siswa terkait gizi seimbang, sarapan sehat, konsumsi air putih, serta kebiasaan makan buah dan sayur. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Juni 2025 dengan melibatkan 50 siswa kelas 4 dan 5. Metode yang digunakan adalah edukatif–partisipatif melalui penyuluhan interaktif, simulasi “Isi Piringku”, permainan edukatif, dan kuis, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan siswa dengan rata-rata peningkatan skor sebesar 34% pada seluruh aspek penilaian. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi, 90% di antaranya berpartisipasi aktif dalam permainan dan diskusi, serta 86% mampu menjawab minimal 8 dari 10 soal post-test dengan benar. Selain peningkatan pengetahuan, ditemukan perubahan sikap positif seperti keinginan membawa bekal sehat dan meningkatkan konsumsi air putih. Keberhasilan kegiatan dipengaruhi oleh pendekatan interaktif, penggunaan media visual dan permainan, serta dukungan kuat dari pihak sekolah. Kegiatan ini menghasilkan modul edukasi, dokumentasi kegiatan, serta rekomendasi tindak lanjut berupa integrasi materi gizi dalam pembelajaran, pelaksanaan Hari Sarapan Sehat, pembentukan Pojok Gizi, dan monitoring berkala oleh guru. Secara keseluruhan, edukasi gizi berbasis partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan perilaku makan sehat pada anak sekolah dasar, dan dapat direplikasi di sekolah lain sebagai upaya mendukung program pencegahan stunting serta peningkatan prestasi belajar.

Downloads

Published

2026-01-17